Platform identitas digital Indonesia PrivyID bergabung dengan FIDO Alliance
SaSejak didirikan pada tahun 2016, PrivyID telah menjadi perusahaan RegTech (Teknologi Regulasi), yang menyediakan layanan ID digital dan tanda tangan digital yang andal dengan kekuatan hukum. Hingga baru-baru ini, PrivyID resmi menjadi perusahaan Indonesia pertama yang menjadi anggota Aliansi FIDO.
Dengan menjadi anggota Aliansi FIDO, Andrew Shikiar, direktur eksekutif dan CMO Aliansi FIDO, mengatakan PrivyID menunjukkan komitmennya untuk membangun model baru sistem otentikasi pengguna yang memprioritaskan pengalaman yang lebih sederhana dan lebih kuat. “Kami berharap PrivyID berkontribusi pada aliansi untuk merevolusi sistem otentikasi dan meningkatkan proses identifikasi,” kata Andrew dalam siaran pers yang diterima Gizmologi Jakarta (27/3).
FIDO Alliance adalah asosiasi perdagangan terbuka yang didirikan pada Juli 2012 dengan fokus pada pembuatan kata sandi atau standar otentikasi yang mengurangi ketergantungan berlebihan pada kata sandi. Aliansi FIDO juga memiliki misi untuk membuat kata sandi yang lebih mudah digunakan dan dikelola oleh penyedia layanan, daripada menggunakan kata sandi yang lebih aman dan sederhana bagi konsumen.
Beberapa perusahaan yang juga menjadi anggota FIDO Alliance antara lain Google, Apple, Amazon, Paypal, Alibaba Group dan Goldman Sachs.
Platform Identitas Digital Digital PrivyID
Marshall Pribadi, Pendiri dan CEO PrivyIDPrivyID, mengatakan dia tertarik untuk menjadi bagian dari Aliansi FIDO. Mengkoordinasikan inovasi dan inisiatif strategis antara Privy ID dan FIDO Alliance akan sangat membantu dalam menyediakan solusi identitas digital yang kuat, terintegrasi, dan aman kepada pengguna. “Kami juga sangat bersemangat untuk berpartisipasi dalam program pertukaran pengetahuan dan kolaborasi global dengan anggota aliansi lainnya,” katanya.
Sebagai anggota Aliansi FIDO, PrivyID berkontribusi pada salah satu kelompok kerja yang dibentuk oleh Aliansi, Kelompok Kerja Verifikasi dan Pengikatan ID (IDWG). Kelompok kerja ini dibentuk untuk memberikan panduan yang andal, evaluasi kinerja, dan otentikasi untuk teknik verifikasi identitas pengguna yang inovatif yang memenuhi standar identifikasi pelanggan dan anti pencucian uang.
Salah satu bentuk inovasi dalam prosedur ini adalah proses pencocokan biometrik selfie dengan tanda pengenal resmi yang dikeluarkan pemerintah seperti KTP. Ini adalah solusi yang telah diterapkan PrivyID untuk 4,5 juta pengguna.
PrivyID telah membuat jutaan orang Indonesia mendapatkan akses yang aman ke berbagai layanan keuangan dan ritel melalui kemitraan langsung dengan lebih dari 200 perusahaan Indonesia, termasuk perusahaan perbankan dan teknologi informasi terbesar di Indonesia. ..
Post a Comment for "Platform identitas digital Indonesia PrivyID bergabung dengan FIDO Alliance"