Teknologi keuangan akan menjadi tren digital masa depan
Salah satu tema menarik yang dibahas pada konferensi COMSNETS Indonesia 2021 adalah layanan fintech. (Keuangan Teknologi). FinTech pada dasarnya adalah sebuah inovasi di bidang keuangan yang memanfaatkan teknologi digital.
Kehadiran FinTech diharapkan dapat membawa proses transaksi keuangan yang lebih praktis dan aman. Proses transaksi keuangan ini meliputi proses pembayaran, peminjaman uang, transfer, atau jual beli saham.
Adopsi teknologi ini diharapkan dapat membawa warna baru dan kemudahan layanan bagi dunia keuangan. Kemudian selesaikan serangkaian transaksi keuangan untuk meningkatkan taraf hidup Anda dan melawan riba. Kedepannya, FinTech diharapkan mampu menyediakan sistem peminjaman uang yang sangat transparan.
Hal ini memungkinkan masyarakat umum untuk mengetahui persentase bunga yang harus mereka bayar, berapa angsuran yang harus mereka bayar setiap bulan, dan berapa lama jangka waktu pinjaman yang tersedia. Berbagai pembicara pada konferensi COMSNETS Indonesia 2021 percaya bahwa inovasi dalam pengembangan keuangan digital sangat berharga dan berdampak positif jika diterapkan di Indonesia.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Kadin Indonesia Ilham Habibie menjawab bahwa kehadiran Fintech tidak dapat dielakkan sebagai hasil inovasi dalam kemajuan layanan ekonomi digital di Indonesia. “Kebanyakan orang Indonesia sudah tahu bahwa FinTech berkembang pesat. Lihat saja jumlah startup yang bekerja di sana, termasuk startup,” kata Ilham Habibie di Hotel Fairmont Jakarta (5). Hal itu saya bicarakan saat memberikan kuliah di COMSNETS di / 10).
Ia menambahkan, kehadiran FinTech di Indonesia saat ini sebagian besar masih dalam masa pertumbuhan. Pinjaman P2P (peer-to-peer).
“Namun di sisi lain, sebagian besar masyarakat Indonesia masih belum begitu memahami layanan fintech dan sistem keamanan yang masih perlu ditingkatkan, karena di mana pun ada teknologi, pasti ada orang yang menyalahgunakannya,” kata putra mantan Presiden Yusuf Habibi itu.
Perlu diketahui bahwa sudah ada beberapa startup fintech di Indonesia. Diantaranya, CekAja, UangTeman, Pinjam, CekPremi, Bareksa, Kejora, Doku, Veritrans, Kartuku, Amartha. Belum lama ini, sebuah asosiasi perusahaan financial technology bernama FinTech Indonesia dibentuk.
Ilham juga sependapat dengan laporan World Economic Forum (2015) yang memprediksi Indonesia akan menjadi salah satu pasar digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2021. Memiliki rekening bank atau sekitar 120 juta orang tidak memiliki rekening bank.
Melihat fenomena yang ada, kehadiran FinTech dapat membantu Indonesia mengembangkan teknologi di sektor keuangan. Didukung oleh sifat konsumtif masyarakat Indonesia, termasuk teknologi, inovasi pengembangan keuangan digital Indonesia akan berkembang pesat.
Post a Comment for "Teknologi keuangan akan menjadi tren digital masa depan"