Tingkatkan kesiapsiagaan warga terhadap bencana dengan aplikasi AtmaGo
sayaIndonesia merupakan negara yang rawan bencana. Oleh karena itu, masing-masing pihak harus waspada dan mengambil berbagai langkah. Kemudian diluncurkan adalah Atma Connect, sebuah organisasi nirlaba berbasis teknologi yang berbasis di California. Seni Mago Di Indonesia. Sebuah aplikasi media sosial untuk kolaborasi antara warga.
Inisiatif ini didukung oleh Qualqomm. Qualqomm berupaya memperluas jangkauan teknologi nirkabel di seluruh Indonesia untuk mendukung masyarakat. Qualqomm bekerja sama dengan lebih dari 500.000 mitra dan lebih dari 15 juta orang berpartisipasi dalam menjalankan program ini. Qualqomm menyebarkan peralatan nirkabel di daerah-daerah yang mencoba untuk mendukung pemerintah Indonesia. Terbelakang.
Perangkat radio ini memudahkan komunikasi dan memudahkan pemantauan pemerintah daerah. Teknologi komunikasi dapat berperan besar jika terjadi bencana, sehingga pemerintah dapat dengan mudah mengirimkan bala bantuan jika terjadi bencana.
CEO Atma Connect Meena Palappian menggunakan AtmaGo pada konferensi pers di Jakarta pada 17 Juli 2021, berdasarkan survei Qualcomm terhadap pengguna aplikasi AtmaGo, dengan 68% pengguna berpartisipasi dalam survei tersebut, katanya melaporkan berbagi informasi. Aplikasi ini dapat mempermudah pelaksanaan penanggulangan bencana oleh pemerintah.
Sementara itu, Ahmad Alamsyah Saragih, anggota Komisi Ombudsman, mengatakan aplikasi Atmago memiliki potensi pertumbuhan yang sangat tinggi.
Baca Juga: Lewat Kompetisi Robot, Siswa Madrasah Ditantang Berikan Solusi Mitigasi Bencana

Aplikasi Seni Mago
Atmago adalah aplikasi media sosial yang dibuat untuk berbagi informasi khususnya tentang bencana alam. Dengan Atmago, Anda dapat mengetahui situasi di lokasi bencana dan bencana yang akan datang.
Berbagi informasi semacam ini memudahkan dalam merespons bencana dan mencegah jatuhnya korban jika terjadi bencana. Selain itu, peringatan yang diberikan melalui Atmago dapat mengurangi kerusakan harta benda akibat banjir dan sejenisnya.
Awalnya, aplikasi Atmago hanya memiliki beberapa ratus pengguna, tetapi dalam waktu dekat telah berkembang menjadi ribuan, puluhan ribu, dan ratusan ribu. Hal ini dikarenakan aplikasi ini sangat bermanfaat bagi warga.
Saat ini, Atmago memiliki 2,5 juta pengguna di seluruh Indonesia. Aplikasi ini sangat membantu pemerintah dalam menghadapi bencana seperti Sobat dan Dongara. Aplikasi ini tidak hanya membantu pemerintah, tetapi juga para korban bencana alam.

Aplikasi ini dirancang untuk digunakan di ponsel Kelas bawah Dan internet yang tidak stabil. Secara umum, di daerah yang terkena bencana alam, koneksi dan komunikasi terputus, sehingga menyulitkan bala bantuan untuk menyelesaikan pekerjaan.
Desain ini memungkinkan korban dan pemerintah untuk berkomunikasi satu sama lain untuk mempercepat proses penanggulangan bencana. Korban dapat melaporkan masalah seperti kekurangan air dan kekurangan makanan di AtmaGo, dan pemerintah dapat dengan mudah mengatasi masalah ini melalui komunikasi yang lancar.
AtmaGo dapat digunakan tidak hanya pada saat terjadi bencana, tetapi juga di masyarakat luas. Kegunaan lain dari aplikasi ini adalah untuk berbagi masalah seperti kemacetan lalu lintas dan kerusakan fasilitas umum.
Menariknya, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk memberikan pekerjaan dan merekomendasikan tempat yang bagus. Ada banyak jenis pengguna AtmaGo, termasuk ojek online dan penyedot debu, dan pejabat pemerintah yang menggunakannya.
Aplikasi yang dapat diunduh secara gratis di Play Store pada dasarnya bersifat universal dan dapat menciptakan simbiosis komensalisme dengan pengguna dan pemangku kepentingan lainnya. Misalnya, jika Anda memposting ke aplikasi ini, Anda bisa mendapatkan tanggapan dari organisasi terkait.
Post a Comment for "Tingkatkan kesiapsiagaan warga terhadap bencana dengan aplikasi AtmaGo"