Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

LG G8 ThinQ, Smartphone Flagship yang Mungkin Belum Bisa Maju ke Indonesia

LG G8 ThinQ siap diluncurkan. Tapi apakah mungkin smartphone ini akan resmi didistribusikan di sini, dengan rumor LG akan hengkang dari Indonesia?

LG tentu merupakan nama besar di industri teknologi, khususnya konsumen. Sayangnya, di pasar smartphone, vendor asal Korea ini tidak seberuntung Samsung.

Ya, penjualan smartphone flagship LG memang tidak terlalu menjanjikan dalam beberapa tahun terakhir bahkan bisa dibilang pengap. Laporan yang dirilis Kamis (31 Januari 2021) di situs resmi LG juga menunjukkan bahwa laba penjualan smartphone vendor turun menjadi 79,3% pada kuartal keempat 2021, 7% dibandingkan kuartal yang sama tahun lalu, mengalami penurunan. ..

LG mengklaim itu karena penjualan smartphone yang lesu tahun lalu. Per 31 Desember 2021, vendor tersebut mampu menghasilkan pendapatan sebesar KRW 15,77 triliun. Namun, keuntungannya dikatakan 2,7 triliun won, lebih tinggi 9,5% dari tahun 2021.

penjualan IDC
Data pengiriman smartphone global oleh IDC.

Klaim LG bukan tanpa data, mengingat IDC juga merilis data penjualan smartphone yang mengalami penurunan pengiriman global sebesar 4,9% pada 2021. Dibandingkan tahun 2021 yang mencapai 74,5 juta unit menjadi 704 juta unit.

Bagaimana jika LG tidak masuk dalam lima besar penjualan smartphone secara global?Lalu bagaimana dengan Indonesia?Maka tak heran jika ada rumor vendor ini siap hengkang dari Indonesia.

Terkait hal itu, LG Indonesia membantah kabar yang beredar, seperti dilansir Detikcom News, Kamis (11/8/2018) lalu. Pihak vendor mengaku akan fokus mengembangkan 5G di perangkat mobile, sehingga tidak mungkin merilis smartphone baru setelah LG G7 ThinQ dirilis pada Mei tahun lalu.

“Saat ini ada perubahan strategi bisnis kami, jadi masih aktif, tapi belum ada ponsel baru yang dirilis,” kata Jae Hyoung Lee, Head of Product Marketing LG Electronics Indonesia.

Ada perbedaan pendapat, tetapi faktanya justru sebaliknya. Erafone, gerai smartphone terbesar di Indonesia, menilai telah menghapus nama LG dari daftar penjualannya, meski menjual LG G7 ThinQ dengan harga diskon Rp13 juta hingga Rp8 juta. Hal ini tentu mengukuhkan anggapan bahwa vendor perlahan-lahan “menghilang” di Indonesia.

Lantas apa menariknya membahas bocoran LG G8 ThinQ? Ya, dengan membaca tingkat antusiasme pasar terhadap smartphone ini, mungkin ini merupakan langkah LG untuk “kembali” ke pasar smartphone. Ada kemungkinan menjadi.

Jadi, berdasarkan informasi yang dilaporkan Arena teleponPada Jumat (2 Januari 2021), bocoran mengenai kapasitas baterai LG G8 ThinQ terungkap. Bocoran tersebut berasal dari regulator komunikasi Brasil (Anatel) yang memuat informasi tentang perangkat berkode Alpha dan model BL-T41, yang digadang-gadang akan menjadi penerus LG G7 ThinQ.

Bocoran tersebut mengungkap bahwa perangkat misterius tersebut menggunakan baterai berkapasitas 3.400 mAh, lebih besar dari LG G7 ThinQ yang hanya berkapasitas 3.000 mAh. Kapasitas baterai ini bahkan lebih besar dari LG V40 ThinQ yang hanya memiliki baterai 3.300 mAh.

Dalam hal desain, LG G8 ThinQ tidak terlalu istimewa. Bodi belakang mirip dengan model sebelumnya, tetapi sama dengan G6. Bahkan layar depan masih memiliki notch ala iPhone X. Entah, apakah tahun ini Anda benar-benar membutuhkan smartphone berponi? Mengingat tahun lalu, karena membanjirnya smartphone berponi, pasar terlalu membosankan.

LG G8 ThinQ
Bocoran desain LG G8 ThinQ.

Tapi kembali ke judul artikel ini. Sebagus apapun LG G8 ThinQ, pertanyaan besarnya tentu saja apakah bisa dijual di Indonesia. Mengingat LG G7 ThinQ saat ini hanya tersedia di warung e-commerce dengan harga di kisaran Rp8 juta.

Apakah menurut Anda pasar smartphone masih membutuhkan LG?

Post a Comment for "LG G8 ThinQ, Smartphone Flagship yang Mungkin Belum Bisa Maju ke Indonesia"