Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Net1 Indonesia siap menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 450MHz

HPernahkah Anda mendengar tentang Celia? Anda mungkin samar-samar mendengarnya karena namanya tidak begitu dikenal. Ini adalah operator CDMA yang dimiliki oleh PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia (STI) dan beroperasi terutama di pedesaan atau pedesaan dengan lisensi spektral dari 450,0MHz hingga 457,5MHz dan 460,0MHz hingga 467,5MHz. Pada September 2021, STI berhasil memperoleh izin untuk menggelar jaringan 4G LTE secara nasional pada frekuensi 450Mhz. Kemudian saya menamainya menjadi Net1 Indonesia.

Sebagai satu-satunya pemutar telepon nirkabel di jaringan 450 Mhz, ini mungkin untuk Net1 Indonesia. Sangat sedikit perangkat di pasaran yang menggunakan frekuensi itu. Di sisi lain, ini merupakan peluang untuk menjual perangkat ke konsumen sekaligus sehingga Net1 Indonesia dapat menguasai seluruh layanan. Seperti halnya Smartfren yang masih menjadi operator CDMA.

Menurut STI, frekuensi 450MHz dinilai sangat cocok untuk negara kepulauan seperti Indonesia yang secara geografis memiliki penduduk tersebar. Dengan 4G LTE 450Mhz, Net1 Indonesia dapat menjangkau lebih dari 100km. Dengan karakteristik tersebut, pihaknya akan lebih fokus menghadirkan layanan 4G LTE ke wilayah rural dan suburban.

Ke depan, STI optimis mampu menyediakan akses jaringan LTE-450 kepada 260 juta penduduk Indonesia di lebih dari 14.000 pulau. Diam-diam, saat ini layanan Net1 Indonesia yang berjalan di jaringan 4G LTE 450Mhz berjalan di Aceh, Banten, Bali, NTB, Sulawesi Barat dan Marc. Bertujuan untuk mempopulerkan 4G LTE di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2021.

Kerjasama dengan PT INTI

MOU STI INTI 03
Dari kiri ke kanan: Larry Ridwan, CEO Sampoerna Telekomunikasi Indonesia dan Darman Mappangara, CEO PT INTI, menunjukkan perangkat komunikasi produksi PT INTI untuk mendukung layanan Net1 Indonesia (Foto: Dok STI). )

Untuk mengoperasikan layanan Net1 Indonesia secara lebih optimal, STI berupaya bekerja sama dengan banyak pemangku kepentingan yang telah memiliki pengalaman di bidang telekomunikasi. Salah satunya bernama PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau PT INTI. Mereka dipercaya sebagai salah satu mitra dalam pembuatan perangkat telekomunikasi yang mampu menangani frekuensi 450Mhz.

PT INTI dinilai mampu memenuhi Tingkat Komponen Nasional (TKDN) yang ditetapkan pemerintah. Sesuai peraturan Menkominfo, hingga Januari 2021, produsen dan vendor perangkat telekomunikasi harus memenuhi 20% TKDN untuk subscriber station (SS) dan 30% untuk base station (BS).

“Kemitraan ini menunjukkan komitmen bersama dua perusahaan teknologi telekomunikasi Indonesia untuk tumbuh bersama dalam memfasilitasi akses Internet yang luas, mudah, dan terjangkau,” Jakarta (2017). 8 Juli).

Dukungan dari PT INTI memfasilitasi distribusi Net1 Indonesia untuk perangkat 4G LTE dan perangkat pendukung, terutama untuk penyediaan kategori pelanggan business-to-business (B2B). Larry mengatakan menghubungkan jaringan 4G LTE dari Net1 dan perangkat dari PT INTI akan berdampak positif dalam mendorong dan mendorong pertumbuhan bisnis berbasis IoT (Internet of Things) di lingkungan perkotaan dan pedesaan.

Sementara itu, Direktur Utama PT INTI Darman Mappangara berharap nota kesepahaman antara kedua perusahaan tidak sebatas penawaran perangkat 4G LTE. “Kerja sama ini juga membuka peluang untuk membangun roadmap model bisnis, mengembangkan inovasi dan bekerja sama untuk kerjasama strategis lainnya di masa depan,” kata Derman.

Post a Comment for "Net1 Indonesia siap menggelar layanan 4G LTE di frekuensi 450MHz"